6.1.10

Masakan si Pacar

Friends...
Gue mau cerita sedikit tentang kejadian yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup gue hari ini... tentang cowo gue... hehehehehe...

Tadi pagi cowo gue dateng dan gue masih tidur dengan nyenyaknya. Dia dateng pagi karena hari itu emang kita janjian mw ke carefour bwad belanja beberapa bahan bwad masak bakmoy bareng-bareng (lebih tepatnya dia mw masakin bwad gue! hahaha)

Agak sedikit heran karena cowo gue koq ga ribut minta gue bangun padahal uda janjian mw pergi belanja. Tapi akhirnya beberapa menit kemudian gue bangun dan keluar kamar.
Sambil kucek-kucek mata, gue panggil deh tu honey_bunny_sweety....
Ternyata dia lagi ada di dapur asyik masak.. Dia minta gue turun bwad bantuin. Sambil setengah merem gue bantuin iris daun bawang.
Finally, jadi juga tuh Bakmoy....
Lumayan rasanya... hihihihihi. Tapi bukan itu yang bikin gue seneng.
Yang bikin gue seneng adalah, gue suka kalo punya cowo bisa masak walo bisa dibilang masi belajar. Apalagi dia sampa tanya-tanya ke nyokap-nya alias pake resep calom mertua gue... hahahhahaaa... Ini bukan kali pertama dia masak bwad gue lhoooo...

Gue emang cewe, tapi gue ga suka masak. Nah lhooo??
Dan gue suka sama cowo yang bisa masak.
Jadi nanti kalo gue uda punya suami trus ga ada pembantu, cowo gue yang masak, gue yang bersihin rumah sama urus anak. Hihihihihi...

Eitzzz... tapi bukan berarti gue ga pernah masak lho yaaa....
Gini-gini gue pernah masakin soup sama nasi goreng bwad cowo gue dan bokap gue... Mereka bilang rasanya lumayan (walo gue ga tau itu komen jujur atw ga.. haha)...
Padahal ada keturunan jago masak dalam keluarga gue, baik dari keluarga bokap maupun nyokap. Tapiiii sekarang masalahnya bukan ada turunan bakat atw ga melainkan gue-nya yang ga suka masak..
Katanya sih ntar kalo gue uda punya suami juga mau ga mau harus masak... dan ujung-ujungnya bisa.

Well,
makasi ya, atas masakan hari ini...
Sering-sering aja deh....
hahahhhahahaaa....
Nilai plus bwad kamu karena lulus ujian masak untuk calon istri... hahahahha...

Cewe Metropolitan

Hi friends....
Tadi gue jalan-jalan di salah satu mall dan disana gue mengamati seorang cewe. (Jangan mikir aneh lho yaa... gue normal, cuy!)

Hmm... tuh cewe cantik, sexy, dan gayanya oke-lah bwad di lihat trus dikomentarin sama gerombolan cewe-cewe yang suka gosip.

Well, gini cerita persisnya...

Gue lagi berdiri di depan salah satu toko karena gue lagi nunggu cowo gue ke toilet.
Tiba-tiba ada cewe berdiri ga jauh dari gue...
Dia lagi pegang Blackberry Bold-nya sambil ngejinjing banyak belanjaan di tangannya.
Gue ngelirik ke tas shopping dia.
Ckckckck.... Charles & Keith, Zara, Guess, dan ga tau deh apalagi gue agak lupa.
Dalam hati gue mikir "Gila nih cewe tajir abis... Gue aja mikir kalo mau beli salah satu isi tas itu..

Trus gue liat penampilan dia.
Asli.... cantik, putih, sexy! Ga kalah sama artis...(Yahhhh beda donk kalo kulit orang kaya)
Dia pake tanktop warna merah ketat abis, hot pants item sama heels. Sayang gue ga perhatiin dy pake tas merk apa.

Semua yang gue lihat bikin gue miris...
Ya Tuhan,,, betapa bedanya gue sama dia.
Kenapa hidup ini begitu ga adil?

Ga lama kemudian datanglah seorang cowo nyamperin dia. Cowonya juga keren abizz (Ya iya lah tu cewe pasti nyarinys yang sederajat!). Cowo-nya ganteng abis...
Pasangan sempurna, friends!
Nyaris ga ada cacat mereka berdua.

Tambah miris deh gue ngeliatnya....

Hmm..... mungkin kalian pernah mengalami apa yang gue alami.
Bahkan mungkin ikut merasakan apa yang gue alami.
Atau bahkan mungkin juga kalian seperti cewe itu.

Seringkali kita berpikir hidup ini ga adil.
Ya bisa dibilang, rumput tetangga slalu tampak lebih hijau.
Gue doyan banget sama shopping tapi sayangnya duit juga terbatas.
Malu dan ga enak juga kalo gue slalu minta orang tua. Apalagi gue uda kerja walo cuma freelance. Malu kalo slalu minta. Udah kaya anak kecil. Lagian kasian bokap gue.

Friends, tapi di sisi lain gue mendapatkan suatu pelajaran berharga dari apa yang tadi gue liat.
Gue membayangkan seandainya gue seperti dia. Gue akan kehilangan diri gue sebenernya karena terbuai sama kenikmatan duniawi.
Bahkan gue yakin semua orang akan bilang : "Gila Cyn.. lo beda banget skarang" - "Gila, ini bagus, beli dimana? pasti mahal!" - dan bla bla yang lain.
Dan sekarang gue MENGERTI kenapa itu ga terjadi dalam diri gue saat ini.

Ini dia jawabannya!!

PERTAMA .... Kalo gue punya badan sexy seperti dia, ada kemungkinan besar gue akan berpenampilan seperti dia yang agak gimana gitu. Sahabat gue pasti akan bilang: "Cynthia beda sama yang dulu" - "Cynthia kalo pake baju pasti yang sexy" - dan lainnya. I HATE IT, guys. Gue risih kalo di gituin. Apalagi kalo cowo isenk yang melotot! Ughhh!
KEDUA ... Kalo gue punya banyak duit kaya dia dan terbiasa hidup enak, nanti saat keadaan berbalik 180 derajat (who knows?), gue akan nangis darah karena ga bisa hidup susah.
KETIGA ... Kalo gue punya segala kesempurnaan itu, gue akan semakin sulit untuk menemukan orang yang bener-bener sayang gue apa adanya, bukan dari materi dan segala kesempurnaan gue.

Tuhan sayang gue. Itu yang gue tau.
Sama seperti yang lain, gue pun menginginkan hidup enak seperti itu. Tapi gue ga mau semua itu membuat gue lupa diri.
Kesuksesan, kekayaan dan kemakmuran yang kelak (AMIN!) gue peroleh, jangan sampai membuat gue lupa akan segalanya.

Semoga cerita ini bermanfaat bagi kalian, friends...

5.1.10

I LOVE U MOM , I LOVE U DAD..!!!

Waktu kamu berumur 1 tahun , dia menyuapi dan memandikanmu ...
sebagai balasannya ... kau menangis sepanjang malam.
Waktu kamu berumur 2 tahun , dia mengajarimu bagaimana cara berjalan .
sebagai balasannya ... kamu kabur waktu dia memanggilmu
Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan
kasih sayang .. sebagai balasannya ... kamu buang piring berisi
makananmu ke lantai
Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna ... sebagai
balasannya .. kamu corat coret tembok rumah dan meja makan
Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan
indah..sebagai balasannya ... kamu memakainya bermain di kubangan lumpur
Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah ... sebagai
balasannya ... kamu berteriak "NGGAK MAU ..!"
Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola ... sebagai
balasannya kamu melemparkan bola ke jendela tetangga
Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim ... sebagai
balasannya.. .kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu
Waktu kamu berumur 9 tahun , dia membayar mahal untuk
kursus-kursusmu sebagai balasannya ... kamu sering bolos dan sama
sekali nggak mau belajar

Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari
kolam renang sampai pesta ulang tahun .. sebagai balasannya ... kamu
melompat
keluar mobil tanpa memberi salam
Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen
kamu kebioskop .. sebagai balasannya ... kamu minta dia duduk di
barisan lain
Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv
khusus untuk orang dewasa ... sebagai balasannya ... kamu tunggu
sampai dia keluar rumah
Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong
rambut karena sudah waktunya .sebagai balasannya.. kamu bilang dia
tidak tahu mode
Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu
selama liburan .. sebagai balasannya ... kamu nggak pernah menelponnya.
Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu ...
sebagai balasannya ... kamu kunci pintu kamarmu
Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil
....sebagai balasannya ... kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa
mempedulikan kepentingannya
Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang
penting .. sebagai balasannya ... kamu pakai telpon nonstop semalaman,
waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu
lulus SMA.. sebagai balasannya ... kamu berpesta dengan teman-temanmu
sampai pagi

Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan
mengantarmu
ke kampus pada hari pertama ... sebagai balasannya ... kamu minta
diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen.
Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya "Darimana saja seharian
ini?".. sebagai balasannya ... kamu menjawab "Ah,
cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang."
Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan
bagus untuk karier masa depanmu ... sebagai balasannya ... kamu bilang
"Aku nggak mau
seperti kamu."
Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus
perguruan tinggi .. sebagai balasanmu ... kamu nanya kapan kamu
bisa main ke luar negeri
Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture
untuk rumah
barumu ... sebagai balasannya ... kamu ceritain ke temanmu betapa
jeleknya furniture itu
Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan
bertanya
tentang rencana di masa depan ... sebagai balasannya .. kamu mengeluh
"Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu."
Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu ..
sebagai balasannya ... kamu pindah ke kota lain yang jaraknya
lebih dari 500 km.
Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat
bayimu ... sebagai balasannya ... kamu katakan "Sekarang jamannya
sudah beda."
Waktu kamu berumur 40 tahun , dia menelponmu untuk memberitahu
pesta salah
satu saudara dekatmu .. sebagai balasannya kamu jawab "Aku sibuk
sekali,
nggak ada waktu."

Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan
perawatanmu ... sebagai balasannya ... kamu baca tentang pengaruh
negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya

dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang ... dan
tiba-tiba kamu
teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, ... dan itu menghantam
HATIMU bagaikan pukulan godam

MAKA ..
JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA .. BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN
LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI
JIKA ORA NG TUAMU SUDAH TIADA ... INGATLAH KASIH SAYANG DAN
CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU

Seumur Hidup Jadi Tongkat Bagi Ibunda

(Erabaru.or. id) - Hawa udara di Changchun , Tiongkok, sangatlah dingin.
Li Yuanyuan memanggul sang ibu yang lumpuh kedua kakinya sambil
menggendong putrinya yang berusia dua tahun buru-buru ke rumah sakit
karena sang ibu terkena serangan jantung lagi. Orang-orang yang berlalu
lalang di jalan memandang mereka bertiga dengan mata terbelalak, semua
takjub melihat seorang wanita yang kelihatannya kurus lemah justru
memiliki tenaga untuk memanggul satu orang sambil menggendong satu
lagi.......

Menurut laporan "City Evening Post", di pagi buta, 13 Pebruari 2008, Li
Yuanyuan telah memakaikan baju bagi anak dan sang ibu yang baru sembuh
dari sakitnya. Jam 10 pagi, Yuanyuan berjongkok di depan sang ibu,
meletakkan kedua kaki ibu di pinggangnya lalu memanggul sang ibu,
kemudian menggendong putrinya yang berdiri di atas tempat tidur.

Kedua tangan Yuanyuan dipakai untuk menyangga sang ibu, sedangkan sang
ibu membantu merangkul cucunya mengitari leher Yuanyuan. Dengan cara
inilah tiga orang tersebut saling berangkulan dengan susah payah keluar
dari rumah sakit. Sang ibu telah lumpuh selama 21 tahun, selama 21 tahun
itu pulalah Yuanyuan terbiasa memanggul sang ibu keluar masuk rumah
sakit.

Ketika Yuanyuan berusia 7 tahun terjadilah sebuah kecelakaan lalu lintas
yang benar-benar telah merubah kehidupannya. Karena kecelakaan ini
ibunda mengalami kelumpuhan pada kedua kaki yang diperparah dengan
menghilangnya sang ayah. Sejak saat itu, Yuanyuan menjadi tulang
punggung rumah tangga. Karena tidak ada penghasilan Yuanyuan menghidupi
keluarga dengan menjadi pemulung, uang hasil kerja kerasnya habis
terpakai untuk mengurus sang ibu.

Rasa bakti Yuanyuan kepada orang tua sangat menyentuh hati para
tetangga, banyak tetangga yang dengan sukarela memberi bantuan kepada
sang ibu dan putrinya ini. Karena sepanjang tahun hanya mampu berebahan,
otot kaki sang ibu sering kejang, sakitnya tak tertahankan.

Ada seorang tetangga yang berprofesi sebagai seorang dokter tradisional
tua, setiap hari membantunya memberikan terapi akupunktur terhadap ibu
Yuan-yuan, bahkan mengajarnya menggunakan teknik akupunktur sederhana.
Sejak berusia 11 tahun sampai sekarang, Yuanyuan sudah dapat menggunakan
teknik akupunktur untuk meringankan rasa sakit ibunya.

Tiga tahun yang lalu, Yuan-yuan menikah, setahun kemudian, Yuanyuan
melahirkan seorang putri. Namun di mana pun dan kapan pun, Yuanyuan
tidak pernah meninggalkan sang ibu, dia dan suaminya bersama-sama
memikul tanggung jawab mengurus sang ibu.

Meskipun rumah tangganya tidak terbilang kaya, mereka sangatlah puas.
Sang ibu berkata, terkenang masa 21 tahun ini meskipun penuh
penderitaan, namun dia sangat puas, dia merasa diri-nya sama dengan
orang tua lain yang juga telah menikmati kehangatan keluarga.

Bagi Yuanyuan, selama 21 tahun ini, dia merasa dirinya sangat bahagia,
karena dia adalah seorang anak yang masih memiliki seorang ibu.

"Saya rela menjadi tongkat ibu sepanjang hidupku..... .." (Dajiyuan/prm)

Antara Cinta dan Waktu

Tersebutlah, di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai
macam benda-benda abstrak.
Ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya.

Mereka hidup berdampingan dengan baik.
Namun suatu ketika,
datang badai menghempas dan air laut
tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu.
Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.

Cinta sangat kebingungan
sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu.
Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan.
Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta.

Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.
“Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!” teriak Cinta.

“Aduh! Maaf, Cinta!” kata Kekayaan,
“perahuku telah penuh dengan harta bendaku.
Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam.
Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini.”

Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi.
Cinta sedih sekali,
namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya.
“Kegembiraan! Tolong aku!”, teriak Cinta.
Namun Kegembiraan terlalu gembira
karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta.

Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang.
Cinta kian panik.
Tak lama lewatlah Kecantikan.
“Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!”, teriak Cinta.

“Wah, Cinta, kamu basah dan kotor.
Aku tak bisa membawamu ikut.
Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini,” sahut Kecantikan.

Cinta sedih sekali mendengarnya.
Ia mulai menangis terisak-isak.
Saat itu lewatlah kesedihan.
“Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu,” kata Cinta.
“Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja…”
kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.

Cinta putus asa.
Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya.
Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara ..
“Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!”

Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya.
Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu,
tepat sebelum air menenggelamkannya.

Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi.
Pada saat itu barulah Cinta sadar
bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu.
Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk
siapa sebenarnya lelaki tua tadi.

“Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu.” kata orang itu.
“Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya.
Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku”
tanya Cinta heran.

“Sebab,” kata orang itu,
” hanya Waktu-lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu …”

Kisah SMA

Dedicated to All my high school's friends



Tengah malam saat pergantian dari tanggal 10 ke 11 desember 2009,
saya sangat terharu (Lebayyy) dan sedikit kaget ketika membaca status teman-teman...

* Yuslani Bertha Sianturi (http://www.facebook.com//profile.php?v=feed&story_fbid=197203569916&id=524244928)
---- > kyaaa...poto SMA knpa pd buruk2 bgt y penampakanny..muka smwa pukul rata itemny..wkwkwk..jd kangen bareng2 lg..kangen ma serba-serbi asrama..kangen jd cah ndeso lg..guys miss u all:(

* Anggara 'Cqink' Gita (http://www.facebook.com/profile.php?id=762654813&ref=nf)
----- > pas di Asrama, Biasanya doa malem bareng2 dulu sebelom tidur..sekarang????

* Agustina Ika'deka' Merdekawati (http://www.facebook.com/profile.php?id=1347010523)
---- > liat foto2 sedes...kangennn asramaaa...kgn semuanyaaa....hikss..hiksss

dan tentunya status saya sendiri
* Cynthia Devi (http://www.facebook.com/profile.php?id=1158944032&ref=profile#/profile.php?ref=profile&id=1158944032)
---- > aku kangen masa-masa SMA.... Kangen asrama... Kangen teman-temanku....



Semua terjadi pada saat yang hampir bersamaan.



Kejadian itu akhirnya membawa saya pada masa-masa SMA dulu.
Masa-masa yang bagi saya (atau kita lebih tepatnya), tentunya menjadi masa-masa yang tidak terlupakan.


Pertama kali saya datang ke Sedes...
satu yang ada di benak saya...
"Ini sekolah koq terpencil bener yahh?"

Tapi rupanya dari tempat "terpencil" itu saya mendapatkan beribu cerita tentang KITA.




Sebagai siswi baru, saat itu salah satu kegiatan wajib adalah PRAMUKA.
arrrghhh.... disana saya pernah dimarahin sama kakak kelas (siapa hayo yang ngerasa? hahahaha)...
Saya juga pernah di hukum lari keliling lapangan gara-gara pakai kaus kaki yang bukan hitam (Tuthe, ingat kah kaw ini ulah siapa?) dan suruh teriak ".... JAYALAH PRAMUKA INDONESIA"...

Nasib.... Nasib....

Pernah juga dikerjain waktu mata di ikat pakai hasduk, bawa lampu minyak trus ditarik-tarik supaya dikira setan yang narik (emang aku anak kecil yang bisa di boongin? hahahha....)



Untuk teman-teman ASPI,,,
masih ingatkah akan PERANG BANTAL yang bikin Bu Siti ngamuk-ngamuk?
hahahaha... perang terindah di dunia.
Ga lihat siapa kakak siapa adik kelas, yang penting SERBU!!!



Sebagai siswa-siswi SMA Sedes,
kita juga turut berpartisipasi pada DEMO menentang penyitaan surat-surat cinta dan BS...
hahahha....
demo-nya anak SMA.... demo cinta...



Satu dari sekian banyak kisah yang saya yakin tidak mungkin terlupakan oleh kita adalah GERBANG CINTA.
Tempat yang jadi saksi bisu akan kisah cinta di SMA....
Kisah cinta-nya anak sekolahan...
hahahhaa.....
Disana juga jalan utama pengiriman susu, makanan, panggilan, BS, dan lainnya.


Ingat juga kan sama si topi merah yang suka ngintip trus curi baju anak ASPI?
yang suka bertengger di pohon tanpa dosa....
Yang sering kita pergokin...
sampe ada yang rela naik tempat penampung air demi teriakin orang itu....


Hmm,,,, jadi ingat juga waktu kita nyuci baju rame-rame,
mandi rame-rame (Waduh!!),
Antri setrika,
Makan dan belajar di refter,
Opera sama-sama,
Cabut sama-sama...
Paduan Suara,
Pensi,
Doa bareng,
Makan BJ,
Ke pasar,
Ke gereja,
dan masih banyak lainnya yang kita lakukan BERSAMA.


Meskipun tak luput dari sebuah konflik,
namun dari situ justru timbul suatu cerita yang bisa membawa kita pada proses pembelajaran hidup (Halah!)


Sebuah kisah yang tidak akan pernah hilang dari ingatan kita.


Cerita di atas hanya sedikit dari kisah-kisah lainnya yang pernah kita alami namun rasanya tidak mungkin saya tulis semua disini.




Melalui notes ini,
saya hanya mau mengucapkan TERIMA KASIH atas kisah-kisah yang boleh saya lalui selama beberapa waktu lalu bersama kalian.
Dari kalian saya bisa mengerti apa itu cinta dan persahabatan.


Saya juga MOHON MAAF atas segala kesalahan yang pernah saya perbuat, yang mungkin membuat teman-teman kecewa, marah, kesal, bahkan mungkin sakit hati..

Kalian adalah KISAH TERINDAH yang tidak akan mungkin saya lupakan.




MIZ U ALL SO MUCH......

Karakter mereka seperti pelangi

HAPPY NU YEAR 2010....!!!!

Hi friends....
akhirnya gue bikin blog juga. Hahahahahaa...

Welcome to my blog, yaaa...


Well,, gue akan mengawali post pertama gue dengan cerita tentang orang-orang di sekeliling gue... (Karena gue suka mengamati mereka)...


Setiap orang tentunya punya karakter masing-masing. Ada aja tingkah laku mereka yang terkadang bikin kesel, seneng, gemes, dan bahkan terkejut.
Dari dulu gue banyak mengamati temen-temen gue, baik via FB, Twitter, Blog, bahkan pengamatan langsung.... (weleh,, uda kaya skripsi ajah!)

Ok, gue akan ceritakan sedikit dari mereka, tentunya dengan tidak menyebut nama...

So.... this is they characters...

Apel
Orang ini sangat ceria. Apa yang dia omongin seringkali bikin temen-temennya ketawa. Yahhh,, walo sedikit judes, tapi gue rasa dia temen yang sangat menyenangkan..
Tapi ternyata, ga banyak orang yang bisa menjaga perkataannya. Akibat terlalu bawel, perkataan dia sempat menimbulkan konflik yang pada akhirnya membawa seseorang pada permasalahan yang sangat-sangat rumit, bahkan bisa dibilang gawat.
Ya... semoga aja itu jadi pelajaran dalam hidupnya dan hidup kita semua....
Ingat, mulut-mu harimau-mu...

Jeruk
Dia adalah salah satu orang yang selalu eksis di belantika jejaring sosial (apa coba??). Hampir tiap detik meng-update status. Gue ga mempermasalahkan itu karena wajar kalo kita mau update status, dan gue pun sering melakukan itu. Tapi setelah gue amati semua status dia... gue ngerasa agak aneh. Status dia isinya ramaaahhh banget... beda sama kelakuan aslinya yang gue dan temen-temen nilai itu jutek, pasif, dan (maaf) agak sombong.. Status yang dia tulis isinya lucu, bikin orang ketawa dan ngerasa nyaman. Beda banget sama aslinya yang kadang sulka ngomong agak kasar, dan lainnya. Well,, gimana pun gue suka baca statusnya.. Bisa dibilang, gue lebih suka dia yang di status, bukan yang aslinya. Tapi tetep aja gue remove dia... hihihihi.... (Maaf ya, gue ngerasa geli sama yang muna gitu)...

Pepaya
Dia menarik secara fisik. Tapi sangat disayangkan karena dia (agak) pemberontak. Gue memaklumi sifat orang ayng emosional, tapi agak geli juga kalo terlalu vulgar. Seolah ga ada privasi dalam hidup dia. Semua dia pendam dan pada akhirnya dia keluarkan lewat jalur belakang (kayaq kentut, dunq?) yang pada akhirnya membuat semua mata melotot ketika mengetahuinya. Terkadang orang seperti itu membuat takut juga, jangan-jangan dia banyak pendam amarah sama kita... tapi cuek ajah lah selagi kita sama-sama ga terusik.

Semangka
Temen gue yang satu ini ga pernah terlihat marah, kesel, dan nangis. Di lihat dari luar, mungkin semua orang bertanya-tanya: apa kekurangan dia? dia nyaris sempurna.... Semua tutur kata-nya sopan, dia sangat takut menyinggung perasaan orang lain, takut salah, dan sangat berhati-hati. Sikapnya terkadang bikin gue 'risih' karena gue jadi ikutan ga enakan juga. Tapi di sisi lain gue jadi berpikir... apakah dia benar-benar mampu mengontrol emosinya sehingga nyaris ga pernah kelihatan belangnya atau dia meutupi semua itu dengan kain yang sangat mulus tapi di dalamnya berisi kulit durian? Hmm,,,, kita ga pernah tau.

Nanas
Sampai detik ini gue masih bingung sama sifatnya. Dia sering sekali berbohong. Yahh mungkin bohong uda jadi kebiasaan karena katanya bohong itu bikin kecanduan. Dia hobby curhat yang isinya itu-itu terus. Di kasih saran dan kritik tapi koq kayanya ga guna. Dia mau curhat, gue yang bingung. Di dengerin tapi bikin bingung karena ga tau itu bener atw ga. Ga di dengerin tapi kasian... Slain itu, kadang dia suka memutar balikkan fakta... hufh.... Tapi di sisi lain, dia orang yang sangat baik dan setia kawan...

Rambutan
Dia unik. Sangat unik. Dia pendiam, kutu buku, dan tertutup. Terkadang dia terkesan jutek. Dia ga cerewet, ga bawel. Tapi seringkali apa yang dia ucapkan, walo hanya satu kalimat bisa bikin orang ketawa. Kadang dia jadi manusia tanpa ekspresi, suka nyanyi sendiri tapi langsung diem kalo dia tau lagi di perhatikan. Gimanapun, gue rasa dia nge-gemesin dan bikin kangen.


Friends,
itu tadi sedikit cerita tentang temen-temen gue. Tapi ga semua gue ceritain disini karena bisa sampe setahun kalo ditulis semua.
Gue emang suka mengamati dan terkadang menilai mereka.
Gue pun sadar, gue ga luput dari penilaian mereka juga.

Karakter mereka seperti pelangi....

Baik ataupun buruk,
gue seneng uda kenal mereka, jadi temen mereka,
dan terlebih dari itu...
bagaimanapun mereka...

gue sayang mereka.